SDIT AL FAJRI Kembali Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

SDIT AL FAJRI Kembali Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)
Ayo Bagikan ke :

Cikarang, SDIT Al Fajri – Sejak pagi hari, tidak biasanya sekolah disibukkan dengan wali murid yang mengantarkan anaknya. Disambut guratan senyum yang terhalang oleh masker dari Ustadz dan Ustadzah di pintu gerbang sambil mengarahkan siswa-siswinya menjalankan protokol kesehatan dengan mencuci tangan dahulu sebelum masuk kelas. Senin (6/9/2021).

Pembelajaran tatap muka (PTM) yang telah lama ditunggu oleh anak-anak akhirnya tiba. Meskipun tidak semua siswa langsung datang ke sekolah karena masuk secara bergiliran setiap kelasnya. Namun semangat para siswa yang mendapatkan giliran datang ke sekolah di hari pertama terlihat sangat gembira.

Ekspresi kebahagiaan muncul, ditunjukkan ketika mereka mulai datang ke kelas yang lama tak dijumpainya. Rasa rindu mereka dengan teman-temannya dan untuk kembali belajar di sekolah pun terobati.

Salah satunya seperti yang dirasakan oleh Adnan Zulkarnain (12). Siswa kelas 6 SDIT Al Fajri mengaku senang kembali belajar di sekolah. “Sangat senang bisa sekolah lagi. Sudah lama menunggu akhirnya masuk sekolah juga,” Ungkapnya.

Adnan mengatakan, terlalu lama di rumah membuatnya merasa kesulitan dalam memahami mata pelajaran. Terutama pelajaran Matematika. “Karena mau bertanya sama ustadzah susah lewat daring, malah tambah bingung” terang Adnan yang memakai seragam merah putih.


Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), SDIT Al Fajri terlihat detail dalam mengatur sirkulasi keluar dan masuk sekolah. Berbagai tanda juga dipasang untuk melintas maupun tempat cuci tangan yang hampir di sediakan di tiap sudut area.


Siti Badriah, salah satu orangtua siswa kelas 2 SDIT Al Fajri juga mengaku senang anaknya bisa kembali belajar tatap muka. Meskipun durasi belajar hanya tiga jam dalam satu hari, dan hanya diperbolehkan pelaksanaannya tiga kali pertemuan dalam seminggu. Namun sangatlah membantu pelaksanaannya . “Tentunya sangat senang anak bisa belajar kembali di sekolah, karena lebih efektif pembelajarannya dibandingkan via Daring.” Ungkapnya.


SDIT Al Fajri termasuk sekolah yang telah resmi mendapatkan ijin melaksanakan PTM dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah telah membagi jadwal masuk tiga kali dalam satu minggu untuk setiap kelasnya.